Postingan

Menyembah Siapa?

Menyembah Siapa? Oleh: Faqih Bayhaq J.   Agama adalah opium Bukan candu melainkan peringan Bukan pula ragu namun keyakinan Yang butuh dan memerlukan   Kita bukanlah hukum Yang ringan melantunkan firman Apalagi mengatasnamakan Tuhan Tuhan dia, Tuhan kamu, Tuhan aku Seolah Tuhan yang mengkafirkan   Agama bukan Tuhan Tuhan adalah Tuhan Manusia yang menyembah agama Tapi tidak pada Tuhannya

Hasrat

Hasrat Oleh: Faqih Bayhaq J. Lantang menyapa pada bebatuan, menggema seolah memaki Lihai merayap pada perairan, hanyut dalam kenangan kelam Ikut menari bersama angin, melesap dalam ketidakberadaan Ikut melebur bersama mentari, Menjadi sunyi dalam kegelapan   Limbung pada batasan hakikat, hilang kesadaran pada hukum kausalitas Manusia seolah melacur pada iblis Menurutinya dan diberikannya imbalan Namun iblis tak punya salah Karena hasrat manusia yang membuatnya bertekuk ampun

Apa Inti "Menjadi?"

Penulis: Faqih Bayhaq J. Apa Inti “Menjadi?” Beberapa bulan lalu kakek saya atau orang biasa saya panggil “eyang kakung” telah meninggalkan dunia yang fana dan sementara ini. Sebelum pergi ia sempat mengalami retrograde amnesia sementara beberapa kali. Penyakit itu membuatnya tidak bisa mengingat orang-orang di sekitarnya. Hanya terbengong linglung ketika saya mendekat dan menyalaminya, seolah keheranan dan bertanya-tanya dalam hati “kamu siapa?” Saat itu, saya hanya menatap iba, membayangkan diri saya berada di situ. Apa yang akan saya rasakan? Siksaan batin? Perasaan benci? Karena bahkan tidak mengenal siapa saya ini. Atau justru ketenangan? Karena bahkan tidak mengerti apa itu arti hidup dan mati. Di situ pula saya bertanya-tanya.  Bagaimana kita tahu perasaan iri, benci, kesal, marah, kecewa, atau senang itu ada? Apakah itu karena kita percaya seolah itu ada? Atau itu yang sebenarnya ada? Bagaimana kita bisa menjadi orang yang begitu pemarah, tegas, keras kepala, sabar, ra...

Aku dan Engkau

Aku dan Engkau Oleh: Faqih Bayhaq J. Aku dan engkau Bagai bentala dan angkasa Atau paksina dan daksina Yang jauh dan berbeda   Aku yang lahir di laut Jawa Sedangkan engkau lahir di gunung Pasundan Aku yang ditempa bagai besi Sedangkan engkau dipintal bagai sutra Aku yang keras bagai batu Sedangkan engkau lembut bagai bulu Aku pula yang menyendiri dalam diam Sedangkan engkau ramai dalam riuh   Namun,   Aku dan engkau Bagai ruang dalam waktu Atau waktu dalam ruang Yang hilang dan tak bermakna Bila tanpa salah satu di antaranya

Agama yang Mana? Tuhan yang Mana?

Penulis: Faqih Bayhaq J. Agama yang Mana? Tuhan yang Mana? Saya akan membahas mengenai konsep Agama dan Ketuhanan. Esai ini ditulis berdasarkan keresahan saya mengenai kebenaran beragama. Ada begitu banyak agama-agama di dunia ini tapi, mana yang benar? Agama-agama di dunia memiliki konsepsinya sendiri berdasarkan Tuhan, kitab, serta budayanya. Tapi, sebenarnya agama itu apa? Agama adalah ajaran yang mengatur segala tingkah laku manusia, yang baik dan yang buruk, yang benar dan yang salah melalui kitab dan keyakinan manusia kepada Tuhan. Bukankah begitu? Tapi, Tuhan siapa? Setiap agama memiliki Tuhan serta kitab berbeda yang mengatur tindakan manusia. Tuhan dalam agama Islam adalah Allah. Agama Kristen memiliki konsepsinya sendiri pula. Bagi agama Kristen, Tuhan adalah satu dan dibagi berdasarkan tiga pribadi, yaitu Bapa, Anak, dan Roh. Bagi Islam Tuhan hanya Allah. Dalam Yahudi di sebut YHVH (dibaca Yahweh). Namun, kenapa di dunia ini memiliki banyak agama dengan konsepsi yang berbeda...